Close

Visi Misi Lembaga

  1. Pembinaan anak-anak : Pembinaan anak-anak merupakan salah satu upaya dalam perbaikan negeri. Dalam istilah managemen, anak-anak disebut sebagai iron stock (cadangan sumber daya). Anak-anak merupakan calon pengganti generasi masa kini, maka membina mereka juga merupakan upaya memperbaiki kondisi bangsa   di masadepan.

2. Pembinaan Orang Tua : Pembinaan anak-anak tidak boleh dilepaskan dari peran orang tua sebagai pemimpin dalam madrasah keluarga sebagai komponen kecil masyarakat. Sebuah institusi pendidikan tidak boleh merasa paling mampu dan melepaskan peran orang tua dalam pembinaan anak-anaknya. Karena jumlah interaksi keluarga dengan anak-anak akan lebih banyak dibandingkan dengan interaksi antara institusi pendidikan dengan anak-anak tersebut. Metode TES sebagai salah satu institusi pendidikan yang berbasis Al Quran sangat menyadari peran itu. Maka dari itu, sejak awal dicanangkannya program ini, Metode TES selalu mengajak orang tua untuk memperhatikan kemajuan tahfizh anak-anaknya dengan pertemuan rutin antara pengurus MetodeTES dengan orang tua siswa. Pertemuan ini selain sebagai sarana evaluasi kemajuan siswa, juga digunakan untuk membina orang tua agar memiliki visi yang sama dalam pembinaan anak-anaknya.

3. Pembentukan Lingkungan : Kondisi anak-anak selain sebagai cadangan masa depan, juga sering dikonotasikan sebagai generasi yang mudah dipengaruhi oleh lingkungan. Tak jarang, anak-anak yang soleh berubah menjadi berperila kuburuk hanya karena berada dalam lingkungan yang buruk. Akan tetapi, tidak sedikit pula anak-anak yang berperilaku buruk lantas menjadi anak soleh hanya karena berada dalam lingkungan yang soleh. Program Metode TES yang bersifat komunal, yaitu melibatkan anak- anak kita dan teman-teman mainnya untuk sama-sama menghafal AlQuran. Sehingga teman bermainnya di siang hari adalah teman menghafalnya di malam hari. Dengan demikian, kita akan dapati banyak anak yang menghafal Al Quran sehingga membentuk satu lingkungan tersendiri, lingkungan penghafal Al Quran. Hal ini sudah dibuktikan pada lingkungan yang di dalamnya ada Metode TES, anak-anaknya tidak lagi menggunakan kata-kata kotor dalam pembicaraan sehari-harinya.

4. Pemberian penghargaan Pada Guru Tahfidz : Metode TES juga bertujuan memperbaiki kondisi kesejahteraan para guru ngaji khususnya guru tahfizh Al Quran. Yayasan Indonesia Khatam memberikan porsi yang besar kepada guru Metode TES untuk bisa meningkatkan kesejahteraannya. Dengan demikian, para guru yang paling mulia ini akan bisa focus dalam program pembinaan anak-anak Tahfizh hingga mereka selesaikan hafalan 30 Juz dan menjadi generasi Qurani.

Konten lainnya dalam Modul TENTANG KAMI / Tentang Rumah Tahfidz ini ..

  • Profil Lembaga
  • Sejarah Lembaga